Forever With U
Forever With U
Oleh : Rani Haulya Andri
Jika Suatu hari nanti
ketika jasadku
telah terbujur lemah tak berdaya
hingga tak ada lagi
biarkan bait-bait ini yang menjagamu
takkan pernah ku biarkan engkau sendiri dalam kesunyian
aku ingin selalu menemanimu
Jika suatu hati nanti
Ketika suaraku tak terdengar lagi
Kicauan dari bibir ini tak ada lagi..
Biarkan lirik demi lirik sajak ini menemanimu
takkan ku biarkan engkau sendiri dalam kegelapan
aku ingin selalu menemanimu
apapun itu
engkau akan tetap aku siasati
Umpatan Hati
Umpatan Hati
Oleh : Rani Haulya Andri
Rindu.........
Aku berteriak lagiii
Rinduuuuu....
Kepada Siapa aku harus rindu ??
Aku rindu kepadanya..
Siapa .. ??
Dia..
Siapa .. ??
Dia ..
Dia..... Yang akan menjagaku dengan sepenuh hati
menjagaku dengan kelembutan
menjagaku dengan keikhlasan
Aku cemburu....
Sangat cemburu...
uh...........
Melihat orang lain bisa menikmati cinta mereka..
Bahagia..
Tertawa bersama... Menangis bersama
Sedih,, senang,, Apapun itu mereka lewati bersama...
Terbesit keinginan untuk mengodanya.
Kapan aku bisa mendapatkan cintaku. ???
Kapan aku bisa seperti mereka...
Sudahlah..
Tunggu saja waktunya ..
Bersabarlah..
Wahai ukhti
Ini hanya umpatan hati
atas kejujuran bahwa aku kesepian
Really,, Miss u
Really,, Miss U
Oleh : Rani Haulya Andri
Angin malam ini berhasil membekukan
rinduku
Menusuk hingga
mengapai tulang-tulang ini..
Gematar...
Jantung seakan ingin lepas dari badan ini
Betapa aku merindukanmu
Keangkuhan
Saat ini aku sedikit lebih Unggul
Itu kataku...
Saat ini aku sedikit lebih baik
Itu kataku...
Saat ini aku sedikit lebih Indah
Itu kataku...
Saat ini aku sedikit lebih eksis
Itu kataku...
Saat ini aku sedikit lebih
Itu juga kataku
Keangkuhan
Oleh : Rani Haulya Andri
Semua itu kataku
Bukan kata orang lain...
Bukan juga kata teman
Lalu ????
Aku tersentak dalam diam
Betapa kecilnya diri ini
Sombong......
Saat ini aku seperti diguncang angin topan..
Begitu banyaaknya sisi gelapku..
Semoga bisa menjadi terang
Alloh..
Untuk yang kesekian kali-Nya
Aku mohon ampunan-Mu
Astagfirullah hal'adzim....
Aku ingin kembali kepangkuan-Mu Rabb-ku
Alloh... Peluk aku
Untuk kesekian kali-Nya
Aku Taubat
Alloh..Ur My First Love
Alloh...Ur My First Love
Oleh : Rani Haulya Andri
Kepada Sang pemilik waktu
Alloh ku...
Aku terdiam dalam keramaian
ku coba untuk terus menyebut asma-Mu
Walau sulit aku terus mencoba
Mengingat-Mu dalam keheningan malam
Seluruh ruangan ini gelap hitam dan kelam
Kegelapan ini
Yah.. Engkau melihatku
Ada cahaya-Mu disini
Aku hilang
Aku bimbang
Aku bingung
ahhhh.....
Aku membara di negeri asing ini
Dimana aku ???
Hingga akhirnya ku tersadar
Engkau melihatku
Ada cahaya-Mu disini
Semuanya umpatan hati ini hilang entah kemana
Alloh....Ur my first love
Cahaya yang padam
Cahaya yang padam
Oleh : Rani Haulya Andri
Seakan bumi dan seisinya
Sedang tertawa melihat tingkahku
Mungkin buni sedang tergelitik
Oleh tingkah laku manusia
Yang semakin hari semakin lucu saja
Sujud tapi tak sujud
Diam tapi berbicara
Dipercaya tapi berkhianat
Hingga akhirnya bumi benar-benar merasa geli
Dan akhirnya menguncangkan seluruh dunia dan isinya
Cahaya mati tertindas oleh dusta
Tepat pada saat itu
Tetutuplah jalan menuju singasana surga
good bye and see u
Bye ....
Oleh : Rani Haulya Andri
Malam ini ku coba diam sejenak
Aku mengamati suara desir angin yang tenang
Aku mengamati bintang yang indah dilangit
Aku berharap disana ada sebuah sinar dan ketenangan
yang akan ku temukan untukku dan untukmu
Terusku mencoba mengingat kembali wajahmu
yang dulu tenangkan jiwaku
Hingga akhirnya ku sadar
bahwa ia telah pergi
Jakarta, 12 April 2015
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)