Ikan Empang Untuk Juleha
Ikan
Empang Untuk Juleha
Oleh: GelasKaca
Ikan ini tak datang dari laut asin
Melainkan dari empang samping rumah
Ku bersihkan sisiknya dari lumpur
Ku kirim lewat pos untukmu
Ikan itu akan sampai di pintu rumahmu besok
Jangan lupa kau masukan ia ke dalam minyak panas
Sebab ia kedinginan di rumah si tukang pos
Juleha, ku beri tahu padamu
Meski hidup di penuhi lumpur
Tapi dagingnya lebih nikmat dari ikan laut asin
Makan dan nikmati
Ruangbisu, 2017
picture by google
Penyesalan Leluhur
Penyesalan Leluhur
oleh: GelasKaca
Aku mendengar jeritan para leluhur dalam kubur
Mereka menjerit ketakutan
sebab rumah tempat arwah berdiam digusur
Dihimpit oleh bangunan pencakar langit
Kemana arwah akan beristirahat?
Ketika tanah di gembur,
Truk tronton mengeruk hingga akar
Aku mendengar rintihan moyang mengerutu mengutuk diri
Membiarkan anak cucu memilih jalan neraka
Dengan alasan menyambung hidup
Alam tak lagi jadi kawan
Melainkan lawan yang terus ditindas
Aku mendengar jeritan dan rintihan dari alam
Ketika mereka di perkosa cucu para leluhur
Renung, 2017
picture by google
Cintai Aku Sehari Saja
pintaku sederhana saja .
cintai aku sehari saja .
hari ini cintai aku sepenuh hati .
jika cintamu esok masih berkelanjutan dan membuatmu bahagia ..
teruskanlah …
namun jika itu sebaliknya
berpaling dan berhentilah .
cukup hari ini saja kau mencintaiku .
setidaknya
aku bahagia
karena telah merasakan cintamu sepenuhnua
walau hanya sehari saja ..
Bekasi,
GelasKaca
cintai aku sehari saja .
hari ini cintai aku sepenuh hati .
jika cintamu esok masih berkelanjutan dan membuatmu bahagia ..
teruskanlah …
namun jika itu sebaliknya
berpaling dan berhentilah .
cukup hari ini saja kau mencintaiku .
setidaknya
aku bahagia
karena telah merasakan cintamu sepenuhnua
walau hanya sehari saja ..
Bekasi,
GelasKaca
Dibodohi Rasa
Rasa ini membodohiku
Dunia khayalan mencaci aku
Menertawaiku saat sedang terbang bersamamu
Memeluk dan menggigit bibirmu
Aku terkurung dalam penjara rasa
Menatapmu saJa aku tak berani
Lalu, bagaimana mungkin khayyalanku nyata
Dan lagi aku dibodohi oleh rasa...
Depok,
GelasKaca
Dunia khayalan mencaci aku
Menertawaiku saat sedang terbang bersamamu
Memeluk dan menggigit bibirmu
Aku terkurung dalam penjara rasa
Menatapmu saJa aku tak berani
Lalu, bagaimana mungkin khayyalanku nyata
Dan lagi aku dibodohi oleh rasa...
Depok,
GelasKaca
TERJEBAK DONGENG
kau dan aku
kita adalah sepasang tokoh yang terjebak dalam dongeng
bumi dan langit diciptakan terpisah
air dan minyak mustahil bisa menyatu
kancil selalu saja menjadi tokoh tercerdik
mengelabuhi setiap kawan
dongeng-dongeng tua tampak tak dijamah oleh tangan-tangan masa kini
lalu bagaimana cara kita keluar dari negeri ini?
para pahlawan telah gugur ditelan masa
pada siapa lagi kita harus mengadu
dongeng dongeng tua itu terlupakan
terjerat dan terjebak di negeri ini tak selamanya menyenangkan
Jakarta,
GelasKaca
kita adalah sepasang tokoh yang terjebak dalam dongeng
bumi dan langit diciptakan terpisah
air dan minyak mustahil bisa menyatu
kancil selalu saja menjadi tokoh tercerdik
mengelabuhi setiap kawan
dongeng-dongeng tua tampak tak dijamah oleh tangan-tangan masa kini
lalu bagaimana cara kita keluar dari negeri ini?
para pahlawan telah gugur ditelan masa
pada siapa lagi kita harus mengadu
dongeng dongeng tua itu terlupakan
terjerat dan terjebak di negeri ini tak selamanya menyenangkan
Jakarta,
GelasKaca
Jangan Panggil RANI
ia tampak tak waras seketika wajahnya basah di guyur hujan dari bola matanya
kekasihnya pergi dipeluk manusia berparas menawan
tak perlu sangsi untuk sebuah pengharapan semua akan indah dibalik rahasia rahasia NYA
tapi dia RANI masih menangis dan terseduh dibawah payung teduh
sadarkan ia bahwa yang ia tangisi tak layak untuk ditangisi
Jangan panggil RANI sebab ia menangisi luka yang tak basah
Bekasi
GelasKaca
Duka
dalam diamnya bumi
menyimpan amarah yang teramat
alam bergerak serasa murka menerpa
meski tak berguncang
namun menyemburkan isinya
.
para penghuni tampak kepusingan
kewalahan meratapi amarah si bumi
.
mata ini masih bengkak kawan.
sisa tangisan kemarin
puing-puing derita masih tergelincir
disepanjang jalan
jeritan-jeritan para balita dan lansia
masih nyaring ditelinga
.
tak hentinya kau goreskan duka
.
penguasa
dan jelata
saling mencibir
Jakarta,
GelasKaca
menyimpan amarah yang teramat
alam bergerak serasa murka menerpa
meski tak berguncang
namun menyemburkan isinya
.
para penghuni tampak kepusingan
kewalahan meratapi amarah si bumi
.
mata ini masih bengkak kawan.
sisa tangisan kemarin
puing-puing derita masih tergelincir
disepanjang jalan
jeritan-jeritan para balita dan lansia
masih nyaring ditelinga
.
tak hentinya kau goreskan duka
.
penguasa
dan jelata
saling mencibir
Jakarta,
GelasKaca